Pelatihan Dua Hari : Corrective Action & Preventif Action (CAPA) Sesuai persyaratan ISO 17025

Pendahuluan

Menurut ISO 17025 butir 4.11 Laboratorium harus menetapkan kebijkan dan prosedur untuk melakukan tindakan perbaikan bila ada pekerjaan yang tidak sesuai terjadi dalam laboratorium. Dalam hal ini peran dan tanggung jawab dari unit pengujian yaitu  analis dan penyelia dalam QC/QA harus diuraikan dengan jelas. Analis harus memastikan bahwa mereka dapat mengerjakan metode pengujian dengan baik, harus sadar akan masalah yang mungkin timbul selama proses pengujian dilakukan dan harus mengamati masalah yang dapat memberikan kontribusi pada hasil pengujian yang tidak akurat. Sedangkan penyelia bertanggung jawab terhadap maksud pengujian, melakukan pemeriksaan/investigasi tepat waktu untuk menentukan apakah hasil yang menyimpang memang disebabkan oleh kesalahan pengerjaan analisis atau karena metode uji yang tidak jelas/tidak dituangkan dengan jelas dalam Instruksi Kerja atau malah karena spesifikasi sampel uji yang tidak memenuhi. Quality assurance dalam laboratorium dapat digunakan untuk meninjau dan menelusuri investigasi ini. Umumnya laboratorium mencatat  akar masalah sebagai kesalahan analis, tanpa menggali lebih dalam lagi akar masalah yang sebenarnya, sehingga laboratorium akan kehilangan kesempatan untuk mengimplementasikan tindakan pencegahan yang lebih relevan dan membangun sistim mutu laboratorium yang lebih tangguh. Untuk membantu staf laboratorium,  memahami dengan baik tindakan perbaikan dan tindakan pencegahan yang harus dilakukan, RCChem Learning Centre akan menyelenggarakan pelatihan CAPA (Corrective Action & Preventif Action). Pelatihan ini terbuka bagi Industri, Laboratorium Jasa, Lembaga Penelitian & Pengembangan serta Perguruan Tinggi.

 

Tujuan

Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam :

 

Materi Pelatihan:

1. Bagaimana menangani adanya perbedaan pada hasil pengujian

2. Akar masalah, tindakan perbaikan dan tindakan pencegahan

3. Studi kasus yang banyak terjadi di laboratorium.

Catatan: peserta boleh membawa studi kasusnya untuk didiskusikan bersama setelah mendapatkan pembekalan ilmunya

 

Peserta

Target peserta pelatihan adalah para personel teknis laboratorium termasuk penyelia dan manajer teknis.

Penanggung Jawab Materi: Dr Julia Kantasubrata