Teknik Pengujian Kimia dengan Kromatogafi Gas (GC) Berbasis Kompetensi Level 1

PENDAHULUAN

Teknik kromatografi gas adalah teknik pengujian kimia untuk penentuan, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Bentuk analisis lengkap ini merupakan keunggulan utama dari kromatografi. Teknik kromatografi diklasifikasikan menjadi dua kelompok besar yaitu kromatografi gas dimana fasa geraknya gas dan kromatografi cairan yang mempunyai fasa gerak berbentuk cairan.

Awal mulanya kromatografi gas (GC) hanya digunakan untuk analisis gas, tetapi dengan perkembangan teknologi, maka GC juga dapat diaplikasikan dalam analisis bahan cair dan padat dengan syarat mudah menguap atau dibentuk menjadi mudah menguap. Pada umumnya preparasi sampel dalam GC relatif sederhana dan bahkan bisa dimungkinkan analisis secara on-line seperti yang telah dimanfaatkan dalam pengendalian dan pemantauan produk di industri minyak dan gas.

Kini GC semakin berkembang pesat sejalan dengan kemajuan teknologi kolom dan detector sehingga mampu menjawab berbagai tantangan analisis di berbagai bidang, antara lain : makanan dan minuman, farmasi dan obat-obatan, lingkungan, forensic bahkan polimer. Hal ini terbukti alat GC baik yang sederhana maupun yang canggih dengan dilengkapi sistem komputer telah banyak dimiliki oleh industri maupun instansi pengguna tersebut. Tetapi tidak sedikit pula peralatan GC yang kurang optimal dalam penggunaannya atau tidak berfungsi dengan baik bahkan rusak karena tidak didukung oleh personel yang kompeten.

Untuk membantu industri, laboratorium jasa, lembaga litbang dan perguruan tinggi dalam meningkatkan mutu personel hingga mencapai kompetensi yang diakui secara syah,

RCChem Learning Centre akan mengadakan Pelatihan Laboratorium “Teknik Kromatografi Gas (GC) Berbasis Kompetensi Level I (Menunjang Sertifikasi Personel Laboratorium)”.

 

TUJUAN

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam teknik analisis kromatografi gas, baik pengetahuan dasar maupun keterampilan dalam penggunaan peralatan beserta kalibrasi/verifikasi dan aplikasinya.

Dengan mendapatkan materi pelatihan ini diharapkan peserta dapat :

 

MATERI PELATIHAN

Pelatihan menggunakan metoda CBT (Competency Based Training) terdiri dari dua bagian, yakni kuliah di kelas dan praktikum di laboratorium. Teori dasar dan aplikasinya diberikan secara sederhana dan praktis. Praktikum diberikan dengan menggunakan pendekatan  individu.

 

MATERI KULIAH

 

MATERI PRAKTIKUM

 

PESERTA PELATIHAN

Pelatihan ini terbuka bagi tenaga-tenaga staf dan operasional laboratorium yang berkecimpung dalam bidang analisis kimia,  para penyelia dan teknisi pengujian yang berpendidikan minimal Sekolah Menengah Kejuruan yang relevan.