Toksisitas, Pencegahan dan Penanganan Bahan Kimia Berbahaya

PENDAHULUAN

Di laboratorium kimia tentu sudah tidak asing dan bahkan sudah familier, dengan bahan-bahan kimia, pereaksi dan pelarut-pelarut organik, praktisi laboratorium tanpa menyadari bahwa dia berada dilautan bahaya bahan-bahan tersebut.

Bahan-bahan kimia, pereaksi dan pelarut-pelarut organik yang berada di lingkungan laboratorium kimia, selalu mengeluarkan uap/gas, beradiasi mengisi ruangan laboratorium. Secara tidak sadar praktisi laboratorium selalu kontak dengan gas-gas, radiasi bahan kimia setiap hari. Hal ini akan mengakibatkan bahaya toksik pada kesehatan personil tersebut.

Bahan kimia bersifat beracun (toxic) dan korosif (corrosives)  banyak digunakan dalam laboratorium diatas selain dapat berakibat fatal seperti kematian akibat keracunan, juga dapat mengganggu kesehatan para pekerja laboratorium. Gangguan terhadap kesehatan dapat disebabkan karena penghirupan atau keterpaan terhadap bahan dalam jangka panjang. Keterpaan terhadap pelarut organik, logam-logam berat, pestisida dan bahan karsinogenik dapat mempengaruhi organ-organ tubuh seperti hati, ginjal dan syaraf. Sedang keterpaan pada zat korosif seperti asam dan basa dapat merusak saluran pernafasan dan paru-paru yang dapat mengganggu kesehatan sepanjang masa. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan untuk dapat mengendalikan bahan-bahan demikian.

Untuk dapat meningkatkan kompetensi para pekerja dalam laboratorium kimia, RCChem Learning Centre akan mengadakan pelatihan khusus dalam menangani bahan kimia toksik dan korosif untuk mencegah kecelakaan yang dapat membawa korban atau menghindari penyakit kerja yang merugikan pekerja maupun perusahaannya.

 

TUJUAN

Pelatihan bertujuan untuk memberikan pengetahuan yang luas dan mendalam tentang bahan kimia toksik dan korosif serta cara mengendalikannya di tempat kerja agar tidak menimbulkan kecelakaan fatal dan gangguan kesehatan.

 

SASARAN

 

MATERI PELATIHAN

 

PESERTA PELATIHAN

Peserta adalah para pekerja, para petugas/ahli keselamatan kimia yang selalu bergelut dengan bahan kimia berbahaya. Juga para inspektor dari institusi pengawas keselamatan kerja dan lingkungan