Validasi/Verifikasi Metoda pada Analisis Kromatografi Cairan Kinerja Tinggi (HPLC)

PENDAHULUAN

Kromatografi adalah suatu analisis yang mencakup metoda pemisahan dan penentuan baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Bentuk analisis lengkap ini merupakan keunggulan utama dari kromatografi. Teknik analisis yang berawal dari pemisahan sederhana zat hijau daun pada kolom kalsium karbonat (Kromatografi Tswett) kini telah berkembang sangat pesat. Berdasarkan jenis fasa gerak yang digunakan, ada dua klasifikasi besar dalam kromatografi : kromatografi gas dan kromatografi cairan. Pada kromatografi gas, fasa geraknya berupa gas, sedangkan pada kromatografi cairan, fasa geraknya berbentuk cairan.

Kolom Tswett, mempunyai kelemahan karena waktu analisis relatif lambat. Pada kolom konvensional Tswett, fasa gerak dibiarkan mengalir berdasarkan gaya gravitasi bumi. Untuk mempersingkat waktu analisis, usaha perbaikan yang dibuat adalah memperbesar kecepatan aliran fasa gerak dalam kolom dengan bantuan suatu pompa. Cara inilah yang kemudian dikenal sebagai HPLC atau Kromatografi Cairan Kinerja Tinggi (KCKT).

Dilain pihak dalam rangka akreditasi laboratorium di Indonesia saat ini masalah ketertelusuran, dan validasi metode seperti yang dipersyaratkan pada ISO/IEC 17025:2005 menjadi sangat penting. Laboratorium harus memastikan pengukuran yang dilakukan tertelusur ke Satuan Internasional (SI); dan metode yang tervalidasi. Untuk kebanyakan laboratorium di Indonesia, persyaratan diatas umumnya masih belum dikuasai dengan baik. Untuk membantu industri, laboratorium jasa, lembaga litbang dan perguruan tinggi dalam meningkatkan mutu  tenaga laboratoriumnya, memenuhi standar akreditasi tersebut, RCChem Learning Centre akan menyelenggarakan pelatihan “Validasi/Verifikasi Metoda Pada Analisis Kromatografi Cairan Kinerja Tinggi (HPLC)”.

 

TUJUAN

Pelatihan bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan validasi metoda dalam analisis HPLC.

 

MATERI KULIAH

 

MATERI PRAKTIKUM

 

PESERTA

Peserta adalah para staf dan teknisi yang berpengalaman yang langsung menangani analisis kimia serta mempunyai ijazah minimal kejuruan kimia tingkat menengah atas. Terbuka bagi sarjana kimia atau ilmu lain yang terkait.