Mengoptimalkan Manfaat Audit Internal untuk kepentingan laboratorium

PENDAHULUAN

Setiap laboratorium mempunyai kebutuhan untuk memeriksa penerapan sistem manajemen secara berkala. Kegiatan audit merupakan salah satu alat sistem manajemen yang sesuai untuk tujuan ini. Kegiatan audit eksternal dilakukan oleh pihak luar seperti oleh badan akreditasi, sementara kegiatan audit internal merupakan kegiatan audit yang dilakukan secara internal oleh laboratorium itu sendiri. Bersama-sama baik audit internal maupun eksternal saling melengkapi untuk memeriksa penerapan sistem manajemen yang sedang berjalan.

Baik audit eksternal maupun audit internal memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebagai contoh: auditor eksternal dapat lebih obyektif dalam melihat ketidaksesuaian , namun kurang mengenal betul tentang sistem manajemen lab, sebaliknya auditor internal lebih paham tentang sistem yang berlaku di lab, namun kurang obyektif.

Ke-khas-an dari audit internal dan audit eksternal mendorong kita untuk mengeksplorasi hal yang khusus dari kegiatan audit internal sehingga alih-alih merupakan duplikasi kegiatan audit eksternal, audit internal dapat dieksplorasi kekhususannya agar dapat digunakan secara optimal sebagai alat manajemen yang efektif untuk peningkatan sistem manajemen secara kontinu.

 

TUJUAN

Memberikan pengetahuan dan ketrampilan untuk dapat mengoptimalkan manfaat kegiatan audit internal.

 

MATERI

 

PESERTA PELATIHAN

Target peserta pelatihan adalah para personel teknis dan manajemen laboratorium termasuk penyelia, manajer teknis, manajer mutu, staf mutu

 

SYARAT

Peserta disarankan untuk membawa laptop serta dokumen terkait tindakan pencegahan (panduan, prosedur, form, jika ada)